Thursday, November 16, 2017

Review Harvest Moon: Light of Hope, Apakah Bagus dan Pantas Dibeli?

Halo sobat Harvester, kali ini saya akan mereview judul Harvest Moon terbaru yaitu Light of Hope. Saya sendiri masih belum mencoba memainkan game tersebut terlalu lama, karena hanya main beberapa jam saja. Saya juga belum sempat untuk membuat panduan bermainnya.

Jadi posting review aja dulu ya, hehe. Ini adalah first impression saya ketika bermain game tersebut. Review ini bisa saja berubah seiring saya bermain Harvest Moon: Light of Hope. Mudah-mudahan mewakili semua yang saya rasakan ketika bermain game ini.


Review Harvest Moon: Light of Hope

Di sini akan mencakup beberapa aspek yang akan saya komentari, yaitu Gameplay, Fitur, Storyline, Kontrol, Grafis, dan Background Music.

1. Gameplay

Dari segi gameplay saya rasa cukup bagus untuk penggemar game simulasi pertanian, meskipun saya sendiri sebenarnya kurang suka game PC dengan penampakan 2D tampak atas.

Saya sangat mengapresiasi besarnya lahan untuk menanam tanaman yang ditawarkan. Terlebih ada sistem baru di mana selain menanam sesuai musim, kita juga harus memperhatikan jenis tanahnya.
Gameplay Harvest Moon: Light of Hope
Namun, ada beberapa hal yang saya kritisi yaitu:

Gameplay-nya sedikit monoton di awal karena kita diharuskan untuk memperbaiki rumah penduduk terus menerus. Jadi kurang ada variasi tujuan utamanya. Tapi sekali lagi, masih banyak yang perlu saya explore.

Update 25/11/2017: Gameplay-nya akan semakin menarik dan bikin kamu enjoy jika kamu memainkannya cukup lama.

Beberapa cutscene yang terjadi sedikit memaksa, hari hujan pun ada, dan semuanya tidak bisa di-skip. Jika kita tidak memperhatikan dialog-nya, maka kita akan kebingungan sendiri mencari-cari misi selanjutnya.

Terakhir, entah kenapa pergeseran kameranya terlalu kaku.

Jika dibandingkan dengan seri Harvest Moon yang dikembangkan oleh Yasuhiro Wada dan timnya dari Marvelous masih kalah jauh. Sebut saja HM AWL, HoLV, AP, dan lain lain.

Karena game ini tampak seperti penggabungan dari Harvest Moon: Seeds of Memories dan Skytree Village.

Nilai: 7/10

Fitur

Saya lihat hampir semua fitur dasar Harvest Moon ada di Light of Hope, seperti:
  • Farming
  • Memelihara hewan
  • Berinteraksi dan berteman dengan penduduk
  • Sistem gift
  • Mengumpulkan hasil alam
  • Menikah (5 calon laki-laki dan 5 perempuan)
  • Mempunyai anak
  • Bertambang
  • Memancing
  • Dll

Fitur yang tidak ada:
  • Kerja sampingan (diganti request dari penduduk)
  • Menikah dengan Harvest Goddess
Saya rasa ini satu-satu hal yang paling bagus dari Light of Hope. Tapi, Harvest Moon seperti stuck dalam fitur yang itu-itu aja dalam beberapa tahun terakhir. Jadi dibutuhkan sesuatu yang baru untuk bersaingan dan menarik perhatian gamer jaman sekarang.

Penambahan fitur customize character, menikah lebih dari satu istri, dan dungeon dengan combat system yang banyak melakukan eksplorasi seperti akan cukup mendongkrak popularitas Harvest Moon kembali.

Nilai 7/10

Storyline

Light of Hope bercerita tentang sebuah pulau yang terkena badai beberapa tahun lalu dan banyak rumah penduduk yang rusak. Di sini tugas kamu untuk memulihkan rumah dan Mercusuar untuk membuat penduduk kembali datang ke pulau. Serta memulihkan kekuatan Harvest Goddess.
Jalan cerita Harvest Moon: Light of Hope

Setiap dialog dengan penduduk akan mengarah pada jalan cerita di atas. Sayangnya, dialog-nya banyak dibumbui oleh omongan tidak penting, akhirnya ada yang saya skip, sehingga membuat saya kurang memperhatikan latar belakang cerita dari penduduknya.

Jalan ceritanya cukup oke jika dibandingkan dengan beberapa Harvest Moon yang kebanyakan tidak mempunyai jalan cerita sama sekali. Namun terlalu singkat dan tidak lebih bagus dari Harvest Moon: Innocent Life dan Rune Factory.

Nilai: 6/10

Kontrol

Masih terbilang playable dan memudahkan pemain, namun Keyboard akan kurang begitu berguna kecuali untuk berjalan karena semuanya akan lebih mudah jika kamu menggunakan mouse.

Satu klik mouse bisa melakukan semua hal dalam game ini, diantaranya, berjalan, berinteraksi, mengambil sumber daya, mencangkul, menyiram, dan lain lain tanpa harus mengganti alatnya.

Nilai 7/10

Grafis

Grafik Harvest Moon: Light of Hope

Salah satu hal paling tidak saya sukai di Harvest Moon: Light of Hope adalah grafis utamanya yang buruk. Art style-nya nggak banget deh pokoknya. Meskipun grafis karakternya masih cukup bagus dan terlihat lucu ketika berdialog.

Saya lebih suka grafis pixel art seperti HM BTN, FoMT, dan Harvest Moon Gameboy lainnya ketimbang grafis yang terlalu kartunis banget. Warnanya itu loh terlalu mencolok banget seperti game simulasi pertanian di Android.

Kalau memang seri Harvest Moon ini dirilis untuk platform mobile, mungkin grafisnya bisa ditolerir. Namun ini untuk PC, Switch, dan konsol next generation (PS4), lhoo..

Nilai: 4/10


Background Music

Kita tau bahwa Harvest Moon dikenal dengan musiknya yang Catchy dan enak banget didengar. Untuk Harvest Moon: Light of Hope sendiri, musiknya tidak begitu buruk, hanya saja feel-nya kurang ada. Mungkin karena saya masih asing sama BGM-nya.

Ada salah satu Background music yang menurut saya aneh yaitu ketika terjadi scene bersama dengan karakter bernama Doc.

Adapun seri Harvest Moon yang menurut saya punya BGM terbaik yaitu Back to Nature, A Wonderfull Life, dan Innocent Life.

Nilai: 6/10

Kesimpulan
Setelah saya memainkan game ini cukup lama, bukan berjam-jam, tapi berhari-hari. Menurut saya, Harvest Moon: Light of Hope cukup disarankan untuk dibeli jika ditinjau dari beberapa aspek yang sudah saya jelaskan di atas. Meskipun harganya 125.99 IDR, saya rasa itu cukup murah.

Apalagi jika kamu penggemar Harvest Moon atau game bergenre simulasi pertanian seperti saya, maka tidak ada salahnya apabila kamu mencoba memainkan game ini. Sekaligus untuk mensupport Developer.

Overall, game ini sebenarnya cukup asik dan tidak begitu buruk-buruk amat, kecuali grafisnya itu memang buruk dan harganya kurang pas. Saya sarankan kamu jangan menilai game ini dari bermain 1 atau 2 jam saja. Nilai Review total yang bisa saya berikan adalah sebesar 7/10.

Kalau orang US yang beli di steam, saya yakin banyak yang kasih Review jelek karena mereka membelinya seharga 26.99 USD. Harganya tidak sebanding dengan apa yang ditawarkan dalam game Harvest Moon: Light of Hope.

6 komentar:

  1. Min, kapan review SOS(Story of Seasons), ditunggu hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau Harvest Moon atau game simulasi pertanian yg dirilis di platform 3DS, saya masih belum bisa main apalagi kasih Review sob 😂

      Delete
  2. Menurut saya malah saya kecewa dengan banyaknya lahan yg diberikan, oke memang bagus kita bisa menanam di banyak tempat dan jenis tanah yang berbeda, TAPI NPC di seri ini sangat sangat sedikit. Saya merindukan "warga" di sebuah desa. Daripada bikin lahan yg mubazir mending ditambah rumah rumah warga dan banyak event lagi. Karena pada seri ini warga nya hanyalah yg penting2 saja yg mendukung jalannya sebuah game.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya semua orang pasti punya pendapat masing-masing.

      Delete
  3. Setuju.. grafisnya lebih cocok kalau ni game buat platform android 😂. Kalau buat PC, PS4 dll rasanya mubazir aja kalau grafisnya kayak gini. Kalau soal story line cukup menyenangkan sih HM:LoH ini walaupun singkat banget. 2 musim aja bisa langsung kelar 😂, tapi tetep aja... sejauh ini mainin seri HM, ga ada yg sebagus storyline nya Rune Factory(apalagi yg tides of destiny) 😍. Oya Min, 3Ds blom ada emulatornya ya? 😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah ada Citra Emulator, tapi tidak bisa buat Android.

      Delete

Terima kasih telah membaca artikel ini. Berkomentarlah sesuai pembahasan artikel, jika ada waktu luang, kami akan menjawab pertanyaan yang kamu ajukan.

Alasan kenapa pertanyaan kamu tidak tampil dan tidak terjawab:

1. Komentar di blog ini dimoderasi, jadi butuh persetujuan admin terlebih dahulu untuk dipublish.

2. Admin lagi sibuk dan tidak sempat untuk cek komentar.

3. Pertanyaan kamu tidak ada kaitannya dengan pembahasan artikel, jadi sekali lagi tanyalah sesuai tempatnya.

4. Pertanyaan yang diajukan sudah dibahas dan ditanyakan berulang-ulang di blog ini.

5. Admin tidak tau jawaban atau solusi dari pertanyaan kamu.

6. Kamu tidak menampilkan nama asli kamu (Unknown).

Tidak semua pertanyaan kami jawab. Jadi harap dimaklumi ya. Terima kasih.