Wednesday, June 20, 2018

Townkins: Wonderland Village, Game Android Mirip Harvest Moon tapi Online?

Kira-kira bulan lalu aku melakukan Pra-Registrasi terhadap salah satu game yang akan dirilis di Android, bernama Townkins: Wonderland Village.

Nah pagi ini aku mendapatkan notifikasi bahwa game tersebut telah dirilis secara global di Android melalui Google Play. Jadi aku langsung cek dan download, hehe

Bagi kamu yang belum tau saja, Townkins: Wonderland Village adalah permainan simulasi 3D diterbitkan oleh Diandian Interactive Holding untuk Android dan iOS dengan grafis indah dan karakter yang imut-imut.

Townkins: Wonderland Village resmi drilis global

Kamu yang suka main Harvest Moon atau game simulasi pertanian lainnya sama sepertiku, mungkin kamu juga suka dengan game ini. Berikut adalah sedikit review aku tentang game ini.

Keunggulan

1. Design Karakter yang Lucu
Seperti yang sudah saya singgung di atas, karakter dari game ini bisa dibilang imut-umut, ala game Like Let's Get Rich yang dikembangkan oleh Line. Anak-anak pasti suka sih.

2. Fitur Dasar Simulasi Pertanian
Seperti game simulasi pertanian pada umumnya, di sini kamu bisa menanam tanaman, memelihara hewan, memasak, dan memancing, tapi di sini kamu dapat melakukannya dengan teman.

Oh ya, hewannya bisa joget, btw.

3. Bisa Main Bareng Temen (Multiplayer)
Karena online, tentu kamu bisa main bareng temen-temen kamu atau pemain lainnya. Kamu bisa mengundang mereka ke peternakan kamu.

4. Bisa Mendesign Desa/Pertanian
Kamu bisa merancang desa kamu sesuai dengan keinginan kamu dengan dekorasi, jalan, dan bangunan pilihan kamu sendiri.

Kamu juga bisa mendesign rumah sendiri dan melengkapinya dengan berbagai jenis wallpaper, lantai, dan furnitur menarik lainnya.

5. Musik yang tenang
Sepertinya sudah menjadi ciri khas yang wajib dimiliki oleh game simulasi pertanian.

6. Kustominasi Karakter
Di awal permainan kamu bisa memilih karakter cewek atau cowok dan dapat mengganti rambut, wakna kulit karakter kamu, ekspresi wajah, dan pakaian.
Kustomisasi Karakter Townkins: Wonderland Village
Dan lain-lain yang mungkin belum saya sebutkan.

Akan lebih bagus lagi apabila kita diberi fitur menikah dengan pemain lain.

Kekurangan


1. Tap dan Drag
Seperti Game Simulasi untuk Android pada umumnya, semua hal dalam game ini dilakukan ketukan dan drag.

Namun yang lebih parahnya lagi, karakter kamu tidak bergerak ketika melakukan itu, sangat mirip dengan pendahulunya, sebut saja Township.
Hewan Townkins: Wonderland Village

2. Ukuran Totalnya Lumayan Gede
Di dalam deskripsi tertulis ukuran download-nya 250 MB, namun setelah diinstall ukuran totalnya menjadi 689 MB. Saya rasa memang karena dari design karakternya yang memakan ukuran.

Jadi apabila sisa penyimpanan kamu kurang dari itu, dapat dipastikan bahwa kamu tidak dapat menginstall-nya melalui Google Play. Tapi ini bukan menjadi masalah yang besar sih bagi yang punya HP "nggak kentang".

3. Sedikit eror waktu login
Waktu pertama kali login aku dapat notifikasi ini bertuliskan selvasHub_External_Error, dan ketika di tekan 'Oke' aplikasinya akan dipaksa tertutup.

Aku nggak tau pemain lain dapat masalah ini juga atau tidak, tapi yang pasti kamu tidak perlu khawatir karena nanti nggak akan eror lagi kok. Paling server-nya nggak kuat karena banyak yang login bersamaan.

Seperti yang sudah aku sindiri berkali-kali, Townkins: Wonderland Villager bersifat Online, jadi kamu membutuhkan koneksi internet yang stabil untuk login dan dapat memainkan game ini di perangkat kamu.

Game ini juga gratis untuk diunduh dan dimainkan. Namun, beberapa item dalam game membutuhkan uang sungguhan untuk dapat kamu beli.

Jika kamu tidak ingin menggunakan fitur ini, kamu bisa menonaktifkan pembelian dalam aplikasi di pengaturan perangkat.

Gunakan link di bawah ini jika kamu tertarik memainkannya :)

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai pembahasan artikel, jika ada waktu luang, kami akan menjawab pertanyaan yang kamu ajukan.

Alasan kenapa pertanyaan kamu tidak tampil dan tidak terjawab:

1. Komentar di blog ini dimoderasi, jadi butuh persetujuan admin terlebih dahulu untuk dipublish.

2. Admin lagi sibuk dan tidak sempat untuk cek komentar.

3. Pertanyaan kamu tidak ada kaitannya dengan pembahasan artikel, jadi sekali lagi tanyalah sesuai tempatnya.

4. Pertanyaan yang diajukan sudah dibahas dan ditanyakan berulang-ulang di blog ini.

5. Admin tidak tau jawaban atau solusi dari pertanyaan kamu.

6. Kamu tidak menampilkan nama asli kamu (Unknown).

Tidak semua pertanyaan kami jawab. Jadi harap dimaklumi ya. Terima kasih.