-->

Review Harvest Moon: Seeds of Memories, Nostalgia yang Kurang Memuaskan?

Review Harvest Moon Seeds of Memories Android lengkap dari grafis, gameplay, fitur, hingga apakah game ini layak dibeli.

Setelah sekian lama bernostalgia dengan berbagai seri Harvest Moon, kali ini saya akhirnya berkesempatan mencoba game mobile dari Natsume yang berjudul Harvest Moon: Seeds of Memories.

Game ini resmi dirilis di Android pada tanggal 18 April 2016, meskipun sebenarnya sudah lebih dulu hadir di iOS beberapa waktu sebelumnya.

Karena saya sendiri menggunakan smartphone Android, jadi baru sekarang saya bisa mencoba sekaligus membuat review lengkap Harvest Moon: Seeds of Memories setelah cukup lama memainkannya.

Review Harvest Moon: Seeds of Memories

Di artikel ini saya akan membahas berbagai aspek dari Harvest Moon: Seeds of Memories, mulai dari grafis, gameplay, fitur, kontrol, hingga apakah game ini layak dibeli di Google Play atau tidak.

1. Jalan Cerita Awal Terasa Kurang Menarik

Dalam Harvest Moon: Seeds of Memories, kita akan berperan sebagai karakter laki-laki atau perempuan yang mendapat tawaran dari seorang kurcaci untuk mengurus pertanian sekaligus mengembalikan kenangan warga desa Chestnut melalui The Seeds of Memories.

Awal Bermain Harvest Moon Seeds of Memories

Sayangnya, menurut saya bagian awal cerita terasa agak aneh dan kurang kuat.

Game ini tidak benar-benar menjelaskan asal-usul karakter utama secara jelas. Kita hanya diperlihatkan sebagai orang asing yang tersesat lalu tiba-tiba diminta mengurus sebuah pertanian.

Bagi pemain yang menyukai cerita mendalam seperti seri Harvest Moon klasik, bagian pembuka ini mungkin terasa kurang menarik.

2. Grafis Terlihat Jadul dan Kurang Memuaskan

Salah satu hal yang cukup mengecewakan dari Harvest Moon: Seeds of Memories adalah kualitas grafisnya yang terasa biasa saja.

Padahal pada saat game ini dirilis, teknologi game mobile sebenarnya sudah jauh berkembang.

Banyak penggemar Harvest Moon juga mengeluhkan tampilan visualnya yang dianggap kurang menarik dibanding seri-seri sebelumnya.

Grafis Harvest Moon Seeds of Memories

Namun perlu diingat juga bahwa Natsume memang sengaja membuat tampilannya mirip seperti Harvest Moon klasik era 1990-an.

Karena itulah game ini menggunakan gaya visual 2D dengan sudut pandang atas seperti seri Harvest Moon pertama.

Tujuannya jelas untuk menghadirkan nuansa nostalgia bagi para penggemar lama.

3. Fitur yang Ditawarkan Cukup Banyak

Walaupun memiliki kekurangan di sisi grafis, Harvest Moon: Seeds of Memories tetap menawarkan cukup banyak fitur menarik.

Fitur-fitur inilah yang menurut saya menjadi salah satu keunggulan utama dari game ini.

Beberapa fitur favorit para penggemar Harvest Moon seperti menikah dan memiliki anak juga tersedia di sini.

Selain itu masih ada berbagai aktivitas lain seperti bercocok tanam, memancing, memasak, beternak, hingga mengikuti festival desa.

4. Gameplay Tidak Buruk, Tapi Masih Kalah dari Seri Lama

Di awal permainan, kita diminta memilih karakter laki-laki atau perempuan sekaligus menentukan tanggal ulang tahun sendiri.

Kontrol permainan menggunakan sistem sentuh, jadi pemain hanya perlu menekan area tertentu di layar untuk bergerak atau melakukan aktivitas.

Tujuan utama dalam game ini adalah berteman dengan penduduk desa Chestnut serta mengembangkan pertanian demi mendapatkan The Seeds of Memories.

Jumlah misi yang tersedia cukup banyak, yaitu sekitar 150 memories dengan tugas yang berbeda-beda.

Misi paling sederhana misalnya hanya sekadar berkenalan dengan penduduk desa.

Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan dalam game ini seperti bercocok tanam, memelihara hewan, memasak, memancing, menambang, hingga mengikuti festival.

Sayangnya, menurut saya gameplay Harvest Moon: Seeds of Memories masih kalah dibanding seri klasik seperti Harvest Moon: Back to Nature, Hero of Leaf Valley, maupun A Wonderful Life.

5. Kontrol Awalnya Terasa Aneh, Tapi Lama-Lama Nyaman

Review Harvest Moon Seeds of Memories

Menurut saya, sebuah game mobile harus memiliki kontrol yang sederhana dan mudah dipahami pemain.

Untungnya Harvest Moon: Seeds of Memories sudah cukup memenuhi hal tersebut.

Memang pada awalnya kontrol terasa agak aneh karena semua aktivitas dilakukan hanya dengan menyentuh layar.

Namun setelah terbiasa, sistem kontrol ini justru terasa praktis dan nyaman digunakan.

6. Map Terlalu Kecil untuk Dijelajahi

Salah satu kekurangan terbesar Harvest Moon: Seeds of Memories menurut saya adalah ukuran map yang terlalu kecil.

Padahal waktu di dalam game berjalan cukup cepat.

Ada tiga area utama dalam permainan, yaitu desa, pegunungan, dan area pertanian.

Namun karena sudut pandang atas yang digunakan, dunia dalam game terasa sempit dan kurang hidup.

Pembagian rumah penduduk juga terlihat terlalu menumpuk di area kota sehingga beberapa lokasi terasa sepi dan membosankan.

Kesimpulan

Menurut saya, Harvest Moon: Seeds of Memories tetap merupakan game yang cukup seru untuk dimainkan, terutama bagi penggemar lama seri Harvest Moon.

Namun jika ingin membelinya di Google Play, kalian mungkin perlu berpikir ulang terlebih dahulu.

Game ini masih memiliki beberapa kekurangan terutama dari sisi grafis, gameplay, dan ukuran map yang terasa kecil.

Dengan harga yang cukup mahal pada saat perilisannya, isi yang ditawarkan terasa belum sepenuhnya sebanding.

Selain itu, kalian juga perlu memastikan terlebih dahulu apakah smartphone yang digunakan kompatibel atau tidak untuk memainkan game ini. Silakan baca: Cara Mengatasi Smartphone Tidak Kompatibel untuk HM SoM

Meski begitu, karena ini merupakan salah satu seri Harvest Moon pertama yang benar-benar hadir penuh di platform mobile, menurut saya Natsume tetap layak mendapat apresiasi.

Dari semua hal di atas, saya pribadi memberikan nilai 6,5/10 untuk Harvest Moon: Seeds of Memories.

Penutup

Itulah review Harvest Moon: Seeds of Memories versi Android dan iOS menurut pengalaman saya setelah memainkannya cukup lama.

Kalau kalian sendiri sudah pernah mencoba game ini, bagaimana pendapat kalian? Apakah menurut kalian Harvest Moon: Seeds of Memories layak dimainkan atau justru mengecewakan?

Anda mungkin menyukai postingan ini

Komentar telah ditutup dan disembunyikan karena masalah web vitals. Bila kamu punya pertanyaan, silakan kirim pesan melalui email atau halaman kontak.