Sunday, February 16, 2020

Kenapa Zenius gratiskan layanannya yang selama ini berbayar?

Ketika pertama kali mendengar kabar Zenius sekarang bebas akses, respon saya langsung mengernyiitkan dahi. Apakah benar Zenius yang selama ini saya kenal memiliki akses yang sangat terbatas pada semua layanannya alias berbayar, akhirnya gratiskan 80.000 video pembelajarannya, menggratiskan layanannya.

Gila bener. Jangan-jangan cuman hoaks, trik marketing lagi. Namun setelah saya cek beritanya, ternyata memang betul, Zenius gratiskan semua akses layanan belajarnya di web maupun mobile app-nya mulai akhir tahun ini (2019)! Buruan sikat, guys!

Alasan kenapa Zenius gratiskan layanan yang sebelumnya berbayar

Alasan Zenius gratiskan layanan yang selama ini berbayar

Dalam berita yang saya baca, Sabda selaku co-founder dengan cukup blak-blakan menjelaskan bahwa ini adalah upaya Zenius dalam meningkatkan jumlah pengguna dari yang sudah ada saat ini sebanyak 11,8 juta.

Mereka berupaya untuk menggaet lebih banyak lagi pelajar maupun pembelajar agar tertarik menggunakan aplikasinya yang mana baru dirilis bulan Juli 2019 kemarin. Buat bikin ketagihan belajar pakai app-nya, terutama bagi kamu-kamu yang baru pertama kali pakai Zenius. Awas ketagihan beneran lo gaes.

Bersumber dari kanal YouTube Zenius Education, mereka berharap akan jauh lebih banyak anak yang mendapatkan pendidikan terbaik dari Zenius sehingga akan mempercepat proses ke pencapaian misi Zenius yaitu, “To spark the love of learning, in everyone, everywhere, to question everything”.

Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia yang lebih unggul. Wah, kelihatannya mereka juga lagi bekerja sama dengan pemerintah, nih.

Cara Mendapatkan Akses Gratis Video Zenius

Untuk mendapatkan akses promo gratis ini cukup mudah, kamu hanya perlu mengunduh aplikasi Zenius di Play Store atau App Store (tapi entah kenapa ini belum ada padahal "katanya" rilis pada September 2019), kemudian melakukan pendaftaran dan verifikasi terlebih dulu.

Cuman sangat disayangkan, beberapa jenis ponsel pintar seperti Samsung Galaxy A50 tidak kompatibel dengan aplikasi Zenius yang mengakibatkan kamu tidak dapat mengunduh atau menginstalnya.

Bahkan akan muncul notifikasi aplikasi tidak tersedia di negara kamu. Jadi kamu hanya bisa mengakses layanan Zenius dari web-nya. Kemudian muncul sebuah pertanyaan baru dibenak kalian.

Apakah Zenius tidak merugi gratisnya layanan mereka? Dari mana mereka akan mendapatkan keuntungan sedangkan penghasilan mereka awalnya berasal dari pembayaran membership premium?

Jangan langsung bilang bahwa Zenius bangkrut, kalah saingan sama Ruangguru. Hal ini amat sangatlah wajar dalam dunia startup. Kabarnya, mereka baru saja mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 283 Milyar dari perusahaan investasi, Northstar Group.

Pendapat saya?

Zenius lagi "bakar duit" dengan cara mereka sendiri. Jika bakar duit identik dengan jor-joran mengiklan, mereka memilih untuk menggratiskan total layanannya. Siapa juga yang nggak suka gratisan, ya kan?

Mengingat persaingan startup teknologi pendidikan makin ketat akhir-akhir ini. Menarik melihat respon pesaingnya, seperti Ruangguru. Apakah mereka akan memberikan promo yang lebih gila dari Zenius?

Namun perlu diingat, kita nggak tau Zenius gratis sampai kapan. Rumornya akan berlangsung selama 6 bulan mulai dari pengimplementasian promo ini. Pihak Zenius sendiri enggan untuk memberi tahu publik.

Pokoknya bagi kamu, siswa yang lagi pengen giat-giatnya belajar, atau guru yang kesulitan menemukan bahan pembelajaran, manfaatkan ini dengan baik mumpung masih gratisan.

Enjoy!

Sumber referensi:

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai pembahasan artikel, jika ada waktu luang, kami akan menjawab pertanyaan yang kamu ajukan.

Alasan kenapa pertanyaan kamu tidak tampil dan tidak terjawab:

1. Komentar di blog ini dimoderasi, jadi butuh persetujuan admin terlebih dahulu untuk diterbitkan.

2. Admin lagi sibuk dan tidak sempat untuk cek komentar.

3. Pertanyaan kamu tidak ada kaitannya dengan pembahasan artikel, jadi sekali lagi tanyalah sesuai tempatnya.

4. Pertanyaan yang diajukan sudah dibahas dan ditanyakan berulang-ulang di blog ini.

5. Admin tidak tau jawaban atau solusi dari pertanyaan kamu.

6. Kamu tidak menampilkan nama asli kamu (Unknown).

Tidak semua pertanyaan kami jawab. Jadi harap dimaklumi ya. Terima kasih.