Tuesday, May 8, 2018

Cara Google Melindungi Smartphone Android Kamu dari Aplikasi Berbahaya

Kalau Kita bicara tentang aplikasi berbahaya atau yang biasa disebut malware, maka pikiran kita akan langsung tertuju pada Antivirus. Beberapa Antivirus terbaik seperti Avast Mobile Security, Virus Cleaner (Hi - Security), Kaspersky, AVG AntiVirus, dan lain lain, mungkin terinstall di perangkat kamu untuk mencegah malware ini masuk.

Namun taukah kamu bahwa Google juga telah membentengi perangkat Android kamu dengan Play Protect?
Google Play Protect Antivirus Terbaik untuk Android

Google Play Protect adalah layanan keamanan komperhensif untuk Android yang dikembangkan oleh Google dan mulai diimplementasikan di tahun 2017. Layanan ini gratis dan otomatis terinstall di perangkat kamu.

Google Play Protect memberi perlindungan terhadap HP Android kamu dari aplikasi berbahaya dan menjaga perangkat kamu agar tetap aman. Berikut adalah informasi singkatnya menurut Google:
  • Google Play Protect melakukan pemeriksaan keamanan pada aplikasi sebelum kamu mendownloadnya dari Google Play.
  • Google Play Protect memeriksa aplikasi yang memiliki potensi bahaya dari sumber lainnya pada perangkat.
  • Google Play Protect memperingatkan kamu apabila menemukan aplikasi yang berpotensi berbahaya dan menghapus aplikasi tersebut dari perangkat kamu.

Cara Kerja Google Play Protect

Seperti yang sudah saya tulis di atas, Google Play Protect akan memeriksa aplikasi saat kamu mendownloadnya. Jadi nanti setelah download-annya selesai, akan muncul tulisan"Diverifikasi oleh Play Protect". Fitur ini juga memindai smartphone kamu secara reguler.

Apabila menemukan aplikasi yang berpotensi berbahaya, Google Play Protect akan menghentikan aplikasi tersebut agar tidak dijalankan, dan mungkin akan:

Memperingatkan kamu. Jika aplikasi terdeteksi berbahaya bagi smartphone kamu, kamu akan mendapatkan pemberitahuan berupa notifikasi. Ketuk Uninstal pada notifikasi tersebut untuk menghapus aplikasi

Menghapus aplikasi secara otomatis. Dalam beberapa kasus, jika aplikasi berbahaya telah terdeteksi, kamu akan mendapatkan notifikasi bahwa aplikasi telah dihapus secara otomatis.

Memeriksa Status Keamanan Aplikasi dan Perangkat

Kamu dapat memeriksa status Google Play Protect di perangkat dengan cara:
  1. Buka aplikasi Google Play Store di HP Android kamu.
  2. Ketuk Menu, selanjutnya pilih Play Protect.
  3. Lihat informasi tentang status perangkat.
Google Play Protect Status
Pastikan statusnya bertuliskan "Kelihatannya oke, tidak ditemukan aplikasi yang berbahaya".

Cara Mengaktifkan atau Menonaktifkan Google Play Protect

Demi alasan keamanan, sebaiknya selalu aktifkan Google Play Protect. Sebenarnya Google Play Protect telah diaktifkan secara default, namun kamu dapat menonaktifkannya jika pengen coba-coba, hehe :
  1. Buka Play Store app di smartphone Android kamu.
  2. Ketuk Menu, selanjutnya pilih Play Protect.
  3. Aktifkan atau nonaktifkan pemindaian perangkat untuk menemukan ancaman keamanan.

Meningkatkan Deteksi Aplikasi Berbahaya

Jika kamu memilih untuk menginstall aplikasi dari "Sumber tidak dikenal atau Unknown resources" dari luar Google Play Store, Google Play Protect dapat mengirimkan aplikasi tidak dikenal ke Google.

Pasti kamu pernah melakukan hal ini, misalnya karena tidak sengaja menghapus Play Store dan tidak punya cukup ruang untuk menginstall aplikasi dari Play Store.

Informasi ini yang dikirim ini dapat membantu Google melindungi pengguna Android dari aplikasi berbahaya dengan lebih baik lagi.

Itulah penjelasan mengenai Cara Google Play Protect Melindungi Android Kamu dari Aplikasi berbahaya. Semoga HP kamu terlindungi dari virus jahat yaa.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa baca di https://www.android.com/play-protect/

0 komentar

Post a Comment

Terima kasih telah membaca artikel ini. Berkomentarlah sesuai pembahasan artikel, jika ada waktu luang, kami akan menjawab pertanyaan yang kamu ajukan.

Alasan kenapa pertanyaan kamu tidak tampil dan tidak terjawab:

1. Komentar di blog ini dimoderasi, jadi butuh persetujuan admin terlebih dahulu untuk dipublish.

2. Admin lagi sibuk dan tidak sempat untuk cek komentar.

3. Pertanyaan kamu tidak ada kaitannya dengan pembahasan artikel, jadi sekali lagi tanyalah sesuai tempatnya.

4. Pertanyaan yang diajukan sudah dibahas dan ditanyakan berulang-ulang di blog ini.

5. Admin tidak tau jawaban atau solusi dari pertanyaan kamu.

6. Kamu tidak menampilkan nama asli kamu (Unknown).

Tidak semua pertanyaan kami jawab. Jadi harap dimaklumi ya. Terima kasih.