Wednesday, May 2, 2018

Penyebab Aplikasi Tidak Muncul dan Cara Membuatnya Mudah Ditemukan di Penelusuran Google Play

Bagi kamu yang menggunakan smartphone atau tablet android, pastinya kamu pernah membuka aplikasi Google Play Store untuk mendownload aplikasi atau game yang kamu inginkan.

Namun pernahkah kamu mencari aplikasi atau game tertentu untuk didownload tapi ternyata tidak menemukannya? Padahal aplikasi tersebut tersedia di smartphone teman kamu.

Penyebab Aplikasi Tidak Muncul dan Cara Membuatnya Mudah Ditemukan di Penelusuran Google Play
Mencari HM: SoM tapi tidak tampil

Atau jika kamu seorang Developer dan telah mengupload aplikasi ke Google Play namun tidak menemukannya di pencarian?

Kira-kira apa penyebabnya? Bagaimana cara mengatasinya? Dalam artikel ini, saya akan membahas mengenai hal tersebut.

Penyebab Aplikasi Tidak Muncul di Pencarian Google Play

Ada beberapa hal yang memungkinkan hal tersebut, yaitu:

1. Aplikasi atau Game Tersebut Baru Saja Dirilis

Aplikasi yang baru dirilis tentu akan membutuhkan waktu untuk dapat muncul di pencarian Google Play. Sama halnya dengan artikel yang baru saja dipublish. Bayi yang baru saja lahir akan membutuhkan waktu untuk tumbuh dewasa.

2. Tidak ada Optimasi yang Optimal dari Developer

Dibutuhkan teknik SEO (Search Engine Optimization) yang bagus untuk mengoptimalkan visibilitas aplikasi. Salah satunya dapat dilakukan dengan cara mengoptimalkan deskripsi aplikasi yang akan saya jelaskan lebih dalam di bawah.

3. Aplikasi Tersebut Belum Memenuhi Keterlibatan dengan Pengguna

Belum banyaknya pengguna android yang menginstall dan memberi review juga sangat mempengaruhi keterlihatan aplikasi di pencarian.

4. Aplikasinya Belum Dirilis di Negara Kamu

Ini adalah salah satu kebijakan yang ada di Google Play Store, jika kamu adalah seorang developer atau pernah mengupload sebuah aplikasi, maka ada pilihan yang akan ditanyakan mengenai Negara atau wilayah mana sajakah yang dapat melihat dan menemukan aplikasi kamu.

Ketika aplikasi Android sudah direncanakan rilis, pasti membutuhkan waktu untuk tersedia di berbagai negara. Misalnya aplikasi pertama dirilis untuk regional Amerika Serikat dan Eropa, kemungkinan besar aplikasi tersebut akan tersedia di Indonesia dalam beberapa hari, minggu, atau bahkan bulan ke depannya.

5. Perangkat Kamu Tidak Kompatibel dengan Aplikasi Tersebut

Ada juga beberapa aplikasi yang memang ditujukan untuk perangkat dengan spesifikasi tertentu. Jadi apabila smartphone yang kamu gunakan tidak memenuhi spesifikasi tersebut, maka kamu tidak akan menemukannya di Play Store.

6. Aplikasinya Dihapus dari Play Store

Hal ini bisa jadi termasuk dalam pelanggaran karena kemungkinan besar aplikasi yang sebelumnya ada itu, melanggar kebijakan dari Google Play, jadi pihak Google terpaksa menghapus aplikasi tersebut.

Bisa juga dihapus oleh developernya sendiri karena sudah kehilangan minat untuk mengembangkannya karena tidak laku.

Cara Mudah Menemukan Aplikasi yang Tidak Muncul di Pencarian Google Play

Cara ini saya khususkan untuk pengguna, kamu bisa melakukannya pencarian di Google Chrome dengan mengetikkan kata kunci "Judul Aplikasi Google Play" apabila kamu tidak menemukannya di Play Store.

Cara Agar Aplikasi Mudah Ditemukan di Penelusuran Google Play

Ini untuk Developer atau Publisher. Penelusuran Google Play adalah alat utama bagi pengguna Android untuk menemukan aplikasi yang relevan dan populer untuk perangkat mereka.

Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memastikan bahwa aplikasi kamu lengkap dan optimal, agar aplikasi kamu dapat ditemukan oleh pengguna di Google Play. Sehingga diharapkan banyak yang install.

Teks dalam listingan toko membantu pengguna menemukan aplikasi kamu. Oleh karenanya juga penting untuk membuat listingan toko semenarik mungkin. Pertimbangkan tips berikut ini saat mengoptimalkan listingan toko aplikasi di Google Play.

1. Gunakan Nama yang Unik dan Mudah Diingat

Nama atau Judul aplikasi sebaiknya unik, mudah diingat, dan diakses, hindari istilah umum, dan tunjukkan keunggulan aplikasi tersebut.

Jaga agar judul tetap fokus, jangan memakai judul yang panjang karena mungkin terpotong, bergantung pada perangkat yang digunakan oleh pengguna untuk melakukan pencarian.

Hindari penggunaan istilah umum yang salah eja, karena pengguna mungkin akan mengomentari istilah yang salah eja tersebut.

2. Berikan Deskripsi yang Lengkap Mengikuti Kaidah SEO

Berfokuslah pada pengguna dan tuliskan manfaat apa saja yang akan mereka dapatkan dari aplikasi kamu.

Misalnya untuk game Android, berikan detail fitur yang ada dalam game tersebut berserta spesifikasi smartphone yang bisa memainkannya.

Lihat kembali deskripsi pada aplikasi Google Play, untuk memastikan bahwa teks yang paling penting terlihat di bagan "separuh atas”.

Pakai praktek SEO paling baik dalam deskripsi, tetapi perhatikan kebijakan konten Google Play mengenai SPAM dan pelanggaran IP, misalnya; kata kunci yang berlebihan, peniruan identitas, dan lain-lain.

3. Lengkapi Aplikasi dengan Aset Grafis, Gambar, dan Video

Ikon, gambar, screenshot, video trailer aplikasi dapat membuat aplikasi tampil lebih menonjol di hasil penelusuran, kategori, dan listing aplikasi unggulan.

Meskipun tidak semua aset grafis dibutuhkan dalam listingan toko, sebaiknya kamu menambahkan screenshot berkualitas yang menampilkan platform yang didukung untuk aplikasi.

3. Terjemahkan Deskripsi Untuk Negara Berbeda

Jangan targetkan aplikasi kamu hanya untuk satu Negara. Kalau bisa globalkan menggunakan Bahasa inggris.

Sebenarnya, Google menyediakan mesin terjemahan otomatis untuk listingan toko, akan tetapi kamu tidak dapat menentukannya secara eksplisit (tepat dan jelas).

Oleh karena itu, jika kamu menerjemahkan Deskripsi dengan bantuan penerjemah profesional, maka hasil penelusuran untuk aplikasi kamu akan lebih baik dan lebih memudahkannya untuk ditemukan oleh pengguna di seluruh dunia.

Di Play Console, kamu juga dapat membeli teks hasil terjemahan manusia dari vendor pihak ketiga.

4. Ciptakan Pengalaman Pengguna yang Luar Biasa

Aspek penelusuran Google Play yang ada dalam pengalaman pengguna saat memakai aplikasi kamu, secara keseluruhan didasarkan pada perilaku dan masukan dari pengguna.

Aplikasi di Google Play diberi peringkat berdasarkan kombinasi rating, ulasan, unduhan, dan faktor lainnya.

Detail bobot dan nilai tersebut adalah bagian dari algoritma penelusuran milik Google, tetapi kamu dapat melakukan beberapa hal di bawah ini untuk meningkatkan keterlihatan aplikasi kamu:
  1. Bangun pengalaman pengguna yang lebih tahan lama dan lebih bermakna.
  2. Pelihara dan sempurnakan aplikasi melalui update secara berkala.
  3. Beri dorongan pengguna agar mau memberi masukan dalam bentuk rating dan komentar.
  4. Berikan pelayanan yang bagus kepada pelanggan dengan cara menanggapi dan mengatasi masalah pengguna. Biasanya ini yang jarang dilakukan oleh Developer/Publisher aplikasi.

5. Promosikan Aplikasi ke Sosial Media dan Google Adwords

Teknologi jaman sekarang sudah sangat maju, kamu bisa memanfaatkan Facebook, Instragram, YouTube, dan Twitter untuk mempromosikan produk yang kamu miliki.

Google juga menyediakan Adwords di mana kamu bisa mengiklankan produk sehingga tampil di pencarian meskipun sebenarnya aplikasimu belum terindex di pencarian.

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai pembahasan artikel, jika ada waktu luang, kami akan menjawab pertanyaan yang kamu ajukan.

Alasan kenapa pertanyaan kamu tidak tampil dan tidak terjawab:

1. Komentar di blog ini dimoderasi, jadi butuh persetujuan admin terlebih dahulu untuk dipublish.

2. Admin lagi sibuk dan tidak sempat untuk cek komentar.

3. Pertanyaan kamu tidak ada kaitannya dengan pembahasan artikel, jadi sekali lagi tanyalah sesuai tempatnya.

4. Pertanyaan yang diajukan sudah dibahas dan ditanyakan berulang-ulang di blog ini.

5. Admin tidak tau jawaban atau solusi dari pertanyaan kamu.

6. Kamu tidak menampilkan nama asli kamu (Unknown).

Tidak semua pertanyaan kami jawab. Jadi harap dimaklumi ya. Terima kasih.