Friday, September 11, 2020

Arti dan Asal Kata 'Solimi' dalam Bahasa Gaul di Media Sosial

Hari ini kita akan bahas lagi kata aneh yang digunakan oleh warganet untuk berkomunikasi di media sosial. Mereka tiada henti-hentinya menggunakan kata-kata baru yang sulit dipahami oleh orang awam yang pertama kali membacanya.

Fokus saya kali ini adalah maraknya penggunaan kata 'solimi'? Hah, apa itu solimi? Nama makanan atau orang, kah?

Arti dan Asal Kata 'Solimi' dalam Bahasa Gaul di Media Sosial

Yap, benar sekali, pikiran saya awalnya juga tertuju ke situ. Namun ternyata bukan, solimi bukanlah nama makanan atau orang Indonesia yang lagi ramai diperbincangkan di media sosial!

"Lha terus artinya apa? Dari mana sih asal katanya?"

Oke, oleh karenanya itu, saya akan membahasnya pada postingan kali ini. Tidak perlu serius menyimak tulisan ini baik-baik, meskipun kamu penasaran dengan jawabannya. Sebab, hal itu mungkin hanya akan membuatmu kecewa.

Arti dan Asal Kata 'Solimi' di Media Sosial

Kata 'solimi' sebenarnya adalah plesetan yang lebih "soft" dari kata zalim atau dzolim. Jadi solimi dalam bahasa gaul memiliki arti yang berkorelasi dengan dzolim. Dzolim memiliki arti meletakkan perkara yang bukan pada tempatnya. Bisa melanggar hak orang lain.

Dalam artian yang lebih luas, bisa merujuk pada perbuatan yang kejam, tidak berperikemanusiaan, suka melihat orang menderita, sengsara, dan banyak perbuatan jahat dan tidak adil lainnya.

Kata ini asal-usulnya dari video parodi yang diperankan oleh dua orang bocah dalam kanal YouTube GTlosiar. Sebuah kanal YouTube yang dikelola oleh orang Gorontalo.

Kalau dari yang saya lihat, memang kebanyakan video dari kanalnya memparodikan sinetron Indosiar yang suka ditonton emak-emak. Namun ironinya, semua pemerannya adalah anak-anak yang masih di bawah umur.

Jadi dalam video itu, ada dua orang anak perempuan yang sedang ribut dan saling melontarkan kalimat. Bunyi videonya kira-kira begini...

Si A : Ngapain lo berhijab?

Si B: Emangnya kenapa, kalau aku suka tobat kenapa?

Si A: Aduh yaampun! lo itu nggak cocok pakek jilbab!

Si B: Astagfirullahalazim kamu ini berdosa banget.

Si A: Berdosyah!? Gue nggak ada dosa ya, lo itu yang berdosa!

Si B: Kamu jangan solimi!

Si A: Solimi, solimi, soleha.

Kata itu menjadi populer mulanya dikarenakan pengguna TikTok @Bawangmerah yang menggunggah video parodi dengan "sound" dari adegan video itu, yang aslinya dibawakan oleh anak-anak GTlosiar.

Kemudian banyak pengguna lain yang terinspirasi, mengikuti memparodikannya juga. Mereka ini memparodikan video parodi dengan versi mereka sendiri.

Mulai banyaknya pengguna yang memakai kata 'solimi' ini dibanding kata aslinya di komentar video TikTok juga membuatnya makin membuat orang lain penasaran.

Di media sosial lain seperti Twitter, juga cukup banyak yang menggunakan kata 'solimi' ini untuk merespon tweet atau postingan teman/orang lain. Jadinya ya begitulah, kata itu menjadi kian populer di media sosial.

Ada yang menganggap parodi ini terlihat "cringe", tapi ada juga orang yang sepertinya terhibur. Apapun itu ya, cuma sebaiknya, kata 'solimi' ini tidak dipergunakan dengan salah di luar konteksnya.

Disalahgunakan untuk melabeli orang yang sebenarnya tidak jahat. Karena artinya bisa lebih parah dari kata anjay. Semoga gue juga nggak dianggap sebagai reinkarnasi Lutfi Agizal dan ditangkap polisi hanya gegara ngomong begini. Lol

Begitulah kiranya arti dan asal kata 'solimi' dalam bahasa gaul di media sosial. Aku harap penjelasan ini bisa sedikit memberi pencerahan atas rasa penasaran kamu. Terima kasih sudah membaca.

0 komentar

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai pembahasan artikel, jika ada waktu luang, kami akan menjawab pertanyaan yang kamu ajukan.

Alasan kenapa pertanyaan kamu tidak tampil dan tidak terjawab:

1. Komentar di blog ini dimoderasi, jadi butuh persetujuan admin terlebih dahulu untuk diterbitkan.

2. Admin lagi sibuk dan tidak sempat untuk cek komentar.

3. Pertanyaan kamu tidak ada kaitannya dengan pembahasan artikel, jadi sekali lagi tanyalah sesuai tempatnya.

4. Pertanyaan yang diajukan sudah dibahas dan ditanyakan berulang-ulang di blog ini.

5. Admin tidak tau jawaban atau solusi dari pertanyaan kamu.

6. Kamu tidak menampilkan nama asli kamu (Unknown).

Tidak semua pertanyaan kami jawab. Jadi harap dimaklumi ya. Terima kasih.